Wagub Jabar Masih Ngarep Segitiga Rebana Masuk Lagi ke RPJMD, Anggota Dewan: Sudah final!!

oleh -15 views
BERHARAP. Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum ingin Segitiga Rebana bisa kembali masuk kedalam RPJMD Jawa Barat setelah penanganan Covid-19 selesai. ANDRI WIGUNA/ RADAR CIREBON
BERHARAP. Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum ingin Segitiga Rebana bisa kembali masuk kedalam RPJMD Jawa Barat setelah penanganan Covid-19 selesai. ANDRI WIGUNA/ RADAR CIREBON

CIRTIM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap Segitiga Rebana masih bisa terrealisasi jika nanti upaya-upaya penangan Covid-19 di Jawa Barat sudah selesai.

Meskipun saat ini tidak masuk dalam perubahan RPJMD yang beberapa waktu lalu DPRD Jawa Barat mengesahkannya.

Baca juga: Jauh Sebelum Masuk Perubahan RPJMD Jawa Barat, Ternyata Disbudparpora Sudah Siapkan Masterplan Batik Trusmi

“Perubahan RPJMD karena ada suasana Covid-19. Tapi tidak menutup kemungkinan jika situasi ini selesai maka bisa masuk kembali,” ujar Wagub Jawa barat, Uu Ruzhanul Ulum saat berkunjung ke Cirebon, Selasa (2/3).

Menurutnya, potensi Segitiga Rebana sangat besar untuk mendorong pembangunan di Jawa Barat. Karena, keberadaan bandara, tol dan Pelabuhan Patimban.

“Banyak investor yang akan masuk ke Jawa Barat dengan potensi yang ada. Saat ini totalnya ada 50 lebih investor dari luar negeri. Ini karena kondisi di Jawa Barat sangat memungkinkan untuk mendukung iklim investasi tumbuh dengan sehat,” imbuhnya.

Ia optimis jika nanti penanganan Covid-19 sudah selesai maka tidak menutup kemungkinan segitiga rebana bisa terlaksana.

“Memang saat inikan skala prioritas kita adalah penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Bambang Mujiarto ST menyebutkan rencana realisasi Segita Rebana tidak akan terrealisasi karena beberapa hal.

Baca juga: Batik Trusmi Masuk RPJMD Provinsi, Bambang Mujiarto: DPRD Jabar Sepakat Segitiga Rebana Bukanlah Prioritas Dikala Pademi

Salah satu alasannya yakni Wilayah Jawa Barat sebagai salah satu daerah lumbung pangan. Jawa Barat akan kehilangan lahan ribuan hektare jika konsep Segitiga rebana terlaksana.

“Sudah final, segitiga rebana tidak masuk kedalam revisi RPJMD. Banyak hal yang menjadi pertimbangan, antara lain Jawa Barat sebagai wilayah lumbung pangan dan daerah penyangga pangan nasional,” ujarnya.

Selain itu, segitiga rebana juga menurut Bambang tidak masuk dalam proyek strategis nasional (PSN). Sehingga ia melihatnya tidak begitu mendesak keberadaannya.

Jika memaksakan untuk jalan, maka akan ada ribuan hektare lahan yang hilang yang justru akan membawa masalah baru karena akan mempengaruhi ketersedian lahan pertanian produktif. (dri/radar cirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.