Tekan Angka Pengangguran, BLK Disnakertrans Kab Cirebon Gelar Pelatihan Ini

oleh -54 views
TEKAN PENGANGGURAN: Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat, Taufik Garsadi didampingi Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningasih SE MSi akan menekan angka pengangguran di Kabupaten Cirebon.
TEKAN PENGANGGURAN: Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat, Taufik Garsadi didampingi Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningasih SE MSi akan menekan angka pengangguran di Kabupaten Cirebon.

CIRTIM – Angka pengangguran di Kabupaten Cirebon masih tinggi, Jumlahnya mencapai 122.145 orang.

Oleh sebab itu, pemerintah berupaya menekan angka tersebut dengan sejumlah program. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Cirebon melakukan pelatihan kerja kepada 30 orang.

Menariknya, pelatihan ini memproyeksikan perserta untuk menjadi tukang cukur yang profesional. Pelatihan sendiri berlangsung selama 4 hari oleh tim dari Sekolah Cukur.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat, Taufik Garsadi mengatakan, selama ini banyak masyarakat yang menganggap tukang tukur yang masih biasa, tapi sekarang harus naik kelas. Mempunyai sertifikat sesuai standar kompetensi kerja nasional.

“Di Cirebon angka penganggurannya sangat tinggi. Karena itu, kita latih puluhan warga kabupaten agar memiliki kompetensi. Artinya, harus paham teori, tidak hanya otodidak,” ujar Taufik usai membuka acara, pelatihan tersebut di Balai Latihan Kerja (BLK), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, banyak lapangan pekerjaan di Jawa Barat yang tidak bisa terakses oleh masyarakat karena tak memiliki keahlian, sehingga keahlian mencukur bisa menjadi salah satu solusi. “Ini peluang, dan harus dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Cirebon,” imbuhnya.

Ia mengaku, pihaknya pun sudah menyarankan kepada ASN yang ada di Kabupaten Cirebon menjadi seorang pemilik barbershop. Nantinya, barbershop milik ASN bisa memperkerjakan puluhan warga iku pelatihan menjadi kapster itu.

“Kalau pun tidak memiliki tempat, 30 warga ini bisa menjadi tukang cukur panggilan dengan memanfaatkan sistem online. Terpenting bisa mematuhi protokol kesehatan dan tukang cukur bisa naik kelas,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih SE MSi mengatakan, dari 2,2 juta penduduk yang ada di Kabupaten Cirebon, 122.145 di antaranya masih nganggur. Program pelatihan tersebut bisa menjadi sebagai salah satu solusi.

Ayu menambahkan, sesuai amanat Gubernur Jawa Barat, pemerintah daerah harus berupaya keras melakukan pemulihan ekonomi dan percepatan penanganan wabah covid-19.

“Latihan kerja ini harus menjadi program unggulan. Kami juga meminta dukungan pusa, peserta juga harus memberikan manfaat kepada yang lainnya selepas pelatihan,” tandasnya

Artinya, tambah Ayu, perlu kerja keras dan cerdas oleh pemerintah daerah dalam mengurangi pengangguran. Salah satunya, harus bisa mendatangkan investor untuk berinvestasi di Kabupaten Cirebon dalam mengurangi pengangguran. (sam/radar cirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.