Sudah Satu Tahun Menumpuk, Sampah Liar Akhirnya Diangkut

oleh -47 views
DIANGKUT: Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon dengan memakai alat berat membersihkan sampah ilegal di pinggir sungai, kemarin. DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
DIANGKUT: Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon dengan memakai alat berat membersihkan sampah ilegal di pinggir sungai, kemarin. DENY HAMDANI/RADAR CIREBON

Radarcirebon.com, CIRTIM – Tumpukan sampah liar di Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang yang sudah satu tahun menggunung, akhirnya diangkut oleh DLHD Kabupaten Cirebon, Sabtu (26/6).

Tumpukan sampah yang berada tepat di pinggir Sungai Ciberes tentunya bisa membahayakan lingkungan terlebih lagi jika sampah banyak terjatuh ke sungai.

Kaur Tata Usaha dan Umum Desa Gebang Mekar, Duladi mengatakan, gunungan sampah tersebut merupakan sampah liar.

“Tempat ini bukan TPS, namun banyak warga yang buang sampah sembarangan. Dan, kebanyakan warga luar desa yang membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Duladi menambahkan, sudah satu tahun lebih gunungan sampah tersebut tidak diangkut untuk dipindahkan. “Tumpukan sampah liar ini sudah sekitar satu tahunan,  bahkan nggak ada pengangkutan sampah sama sekali sebelumnya,” tuturnya.

Dul mengungkapkan, akhirnya Pemerintah Desa meminta dan mendesak agar DLHD untuk segera ada tindakan pengangkutan.

“Kalau kita nggak mengajukan pengangkutan,  mungkin sampai sekarang nggak diangkut-angkut. Tetapi kita mengajukan pengangkutan sampah, akhirnya sampah-sampah ini diangkut juga oleh DLHD, “ ungkapnya.

Selain lokasi tumpukan sampah itu berdekatan dengan perumahan warga, juga berada tepat di sempadan sungai.

“Warga juga merasakan bau yang tidak sedap karena lokasinya berada dekat dengan rumah mereka. Selain itu, warga juga bisa menimbulkan pencemaran lingkungan jika sampah-sampah ini terjatuh kesungai, karena lokasi tumpukkan sampah ini berada persis disepadan Sungai Ciberes, “tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga sekitar,  Ahmad mengatakan, tumpukan sampah liar tersebut sangat mengganggu kenyamanan dan aktivitas warga.

“Baunya itu tidak sedap, inikan di pinggir jalan keluar masuk desa,  jika lewat sini ya baunya menyengat sekali,” ujarnya.

Ahmad meminta kedepan harus dilakukan pembenahan agar tidak ada lagi sampah liar yang menggunung setelah dilakukan pengangkutan. “Harus dibikin apa gitu supaya enggak ada lagi yang buang sampah disitu,” harapnya. (den/radarcirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.