Sri Mulyani: 2045 Indonesia Bisa Jadi Negara Maju, Syaratya Ini

oleh -159 views
Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI) Sri Mulyani FOTO. kemenkeu.go.id
Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI) Sri Mulyani FOTO. kemenkeu.go.id

Radarcirebon.com, CIRTIM – Berdasarkan visualisasi Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI) Sri Mulyani, setelah 100 tahun Indonesia merdeka pada 2045 bisa menjadi negara maju yang diwujudkan melalui visi Indonesia 2045.

 “Berdasarkan proyeksi demokrasi Indonesia mencapai 319 juta penduduk, apabila kita terus menjaga policy dan implementasi kebijakan yang baik dan juga inovatif. Maka kita akan menjadi negara dengan ekonomi lima terbesar di dunia,” ungkap Menkeu Sri Mulyani saat webinar nasional daring bertajuk Akselerasi Indonesia Maju melalui Penanaman Modal dan Insentif Fiskal di Jakarta, Kamis (4/1), yang dilansir dari Fajar Indonesia Network (FIN).

Sri Mulyani mengungkapkan, pada periode tersebut, penduduk usia produktif sebanyak 47 persen dan 73 persen penduduk Indonesia akan tinggal di daerah perkotaan serta sebanyak 70 persen merupakan kelompok kelas menengah.

Income per kapita kita mencapai 23.199 dolar AS yang berarti kita masuk dalam middle upper class dan tentu kita berharap struktur perekonomian kita akan didukung oleh struktur perekonomian yang memiliki daya kompetensi dan memiliki nilai tambah tinggi,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan,  orientasi perekonomian Indonesia akan bergeser, di mana mayoritas produksi berasal dari sektor jasa yang memiliki daya saing tinggi dan tidak lagi sektor jasa informal yang memiliki daya tambah rendah.

“Ini bukan hanya sebuah visi cita-cita tapi sekaligus merupakan suatu road map bagi kita untuk mencapai tidak hanya impian tapi cita-cita yang harus disiapkan,” ujarnya.

Guna menggapai impian tersebut, lanjut wanita berkacamata ini, membutuhkan setidaknya enam persyaratan dan persiapan.

Pertama, tersedianya infrastruktur yang layak guna menopang  mobilitas dan mendorong pembangunan.

Kedua, penguatan SDM melalui riset, program kesehatan dan perlindungan sosial.

“Bagaimana kita harus terus mampu, tidak hanya mengadopsi namun juga inverter dari teknologi. Bagaimana sektor  publik seperti birokrasi harus terus diperbaiki kualitasnya,” bebernya.

Prasyarat kelima adalah pengelolaan tata ruang yang baik dan didukung oleh sistem yang integratif. Serta prasyarat terakhir adalah sumber daya ekonomi dan keuangan dengan APBN sehat. (fin/radar cirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.