Sabar, Pelantikan Bupati-Wabup Indramayu Terpilih Akhir Februari

oleh -35 views
DILANTIK AKHIR BULAN: Nina Agustina dan Lucky Hakim (kiri) akan dilantik akhir bulan Februari ini FOTO. UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU
DILANTIK AKHIR BULAN: Nina Agustina dan Lucky Hakim (kiri) akan dilantik akhir bulan Februari ini FOTO. UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

CIRTIM – Masa jabatan Bupati Indramayu sasa jabatan 2016-2021, H Taufik Hidayat pada hari ini.

Hal ini Menimbulkan banyak prediksi, bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu 2021-2026 Hj Nina Agustina-Lucky Hakim jatuh pada tanggal 17 Februari 2021.

Namun prediksi tersebut ternyata tidak tepat. Pengukuhan pasangan Nina-Lucky kemungkinan pada akhir Februari 2021.

Hal tersebut sebagaimana penjelasan Asisten Pemerintahan Setda Indramayu Jajang Sudrajat.

Jajang mengatakan pelantikan bupati dan wakil bupati Indramayu terpilih terprediksi pada akhir bulan Februari 2021 ini.

Pengunduran jadwal tersebut, kata Jajang, terucap oleh perwakilan Dirjen Otda Kemendagri saat rapat di Pendopo Kabupaten Indramayu, Senin (15/2).

Perubahan jadwal pelantikan tersebut, kata dia, karena pelantikan akan berlangsung secara serentak, termasuk dengan kabupaten/kota yang berperkara di MK dan akhir masa jabatannya pada bulan Februari.

“Karena ingin berlangsung serentak, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu terpilih Nina Agustina-Lucky Hakim terpaksa menunggu dengan kabupaten/kota lain yang ada gugatan di MK. Pemerintah Kabupaten Indramayu akan mengikuti arahan Kemendagri. Rencananya agenda pelantikan juga akan berlangsung secara virtual,” katanya.

Sementara itu, Komisioner KPU Indramayu Divisi Teknik Penyelenggaraan Fahmi Labib SE mengatakan, mengetahui kepastian pengunduran jadwal tersebut berdasarkan hasil rapat.

Rapat tersebut bersama dengan sekda dan perwakilan Dirjen Otda Kemendagri di Pendopo Kabupaten Indramayu Senin (15/2).

“Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu terpilih mundur antara tanggal 25-26 Februari. Pengunduran jadwal pelantikan merupakan kewenangan Kemendagri,” tegas Labib.

Ia mengatakan, ikhwal penyampaian pengunduran jadwal pelantikan itu sebenarnya bukan ranah KPU.

Pasalnya, tugas KPU sudah berakhir pascadokumen paslon terpilih diserahkan ke DPRD Indramayu pada 22 Januari kemarin.

“Namun perlu juga kami sampaikan agar jangan sampai ada penafsiran di masyarakat kalau KPU yang memundurkan jadwal pelantikannya. Itu sepenuhnya kewenangan Kemendagri,” tegas Labib. (oet/radar indramayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.