Rugi! Sejak Disegel Satpol PP, Pegadang di Kios Mega Gebang Tak Bisa Jualan

oleh -33 views
TAK BISA BERJUALAN: Kios Mega Gebang masih disegel satpol PP karena belum memenuhi perizinan. Kondisi ini membuat pedagang yang sudah menyewa kios merugi. FOTO. DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
TAK BISA BERJUALAN: Kios Mega Gebang masih disegel satpol PP karena belum memenuhi perizinan. Kondisi ini membuat pedagang yang sudah menyewa kios merugi. FOTO. DENY HAMDANI/RADAR CIREBON

Radarcirebon.com, CIRTIM – Para pedagang di Kios Mega Gebang menjerit. Pasalnya, sejak disegel oleh Satpol PP Kabupaten Cirebon karena bangunan tersebut belum memiliki izin, mereka sudah tidak berjualan.  Sementara, kewajiban mencicil ruko harus dibayar.

Bahkan, barang dagangan yang masih tersimpan di kios sebentar lagi kadaluarsa, sehingga sekarang mereka dalam keadaan merugi.

Salah satu pedagang Kios Mega Gebang, Wawan Nurawan mengatakan dirinya dan pedagang lainnya dijanjikan oleh pemilik kios dan tanah jika perizinan akan segera diurus.

Baca juga: Belum Kantongi Izin, Satpol PP Kab Cirebon Segel Pembangunan Pabrik di Ciledug

“Kita dijanjikan tiga hari setelah penyegelan bisa berjualan lagi, tetapi sekarang sudah satu bulan kita belum juga bisa berjualan kembali,”ujarnya.

Wawan mengatakan dirinya dan pedagang lainnya tidak berani melanggar aturan Sat Pol PP untuk memaksa berjualan di Kios Mega Gebang. “Kita pedagang nggak berani merusak segel dan garis Pol PP, padahal kami ingin segera berjualan di kios lagi,” tuturnya.

Imbas tidak berdagang selama satu bulan, dirinya mengalami kerugian yang cukup besar. “Yang berjalan sih cicilan bank. Walaupun kita nggak dagang, karena cicilan kan nggak mungkin ikut berhenti juga,”ujarnya.

Dirinya dan pedagang lainnya terpaksa berhutang kepada bank demi membayar sewa Kios Mega Gebang secara tunai. “Kita belikan cash, uangnya ya dari utang ke bank. Kita sewa kios inikan 120 juta untuk 10 tahun,” ungkapnya.

Dirinya masih diuntungkan hanya mengambil sewa satu kios. “Ada juga pedagang lainnya yang sewa sampi empat kios, itu kebayang bayar cicilan ke bank bagaimana. Sedangkan sekarang tidak dagang sama sekali, mau bayar cicilan pakai apa?” ujarnya.

Baca juga: Soal Penyegelan Pembangunan Pabrik, Warga Damarguna Ciledug Dukung Satpol PP Tegakkan Perda

Belum lagi barang dagangan yang sudah dibeli namun belum sempat terjual maka masa kadaluarsa akan sebentar lagi.

Karena pemilik kios yang bertempat tinggal jauh yakni di Kota Cirebon, para pedagang belum ada niatan untuk mendatangi dan meminta kejelasan dari pemilik kios.

 “Sekarang kita mau ngadu dan minta kejelasan ke siapa? Kita juga sudah ada pikiran mau datangi bersama-sama, tetapi kita sudah jauh-jauh kesana kita khawatir pemilik kiosnya nggak ada di rumah,” ujarnya. (den/radarcirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.