Orang Miskin Indonesia Capai 10 Persen Dari Total Populasi

oleh -15 views
FOTO ILUSTRASI: FROM radarcirebon.com
FOTO ILUSTRASI: FROM radarcirebon.com

Radarcirebon.com, CIRTIM  – Jumlah orang miskin di Indonesia per Maret 2021 mencapai 27,54 juta jiwa, atau 10, 14 persen dari jumlah total populasi nasional.

Data tersebut merupakan hasil perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan dalam konferensi pers daring, Kamis (15/7).

Menurut Kepala BPS Margo Yuwono, kenaikan tingkat kemiskinan terjadi di kota dan desa. Tingkat kemiskinan di kota naik dari 7,38 persen pada Maret 2020 menjadi 7,89 persen pada Maret 2021. Begitu pula dengan jumlah orang miskin di desa naik dari 12,82 persen menjadi 13,1 persen.

“Beberapa hal yang mempengaruhi tingkat kemiskinan, antara lain konsumsi rumah tangga yang masih terkontraksi hingga minus 2,23 persen pada kuartal I 2021,” tuturnya.

Kendati demikian, menurut Margo, realisasi tersebut sudah membaik dibandingkan dengan kuartal III 2020 yang mencapai minus 4,05 persen dan kuartal IV 2020 yang minus 3,61 persen.

“Jika dibandingkan dengan kuartal I 2020 yang masih tumbuh 2,83 persen, angkanya jeblok. Karena pada kuartal I 2021 masih terjadi kontraksi pengeluaran konsumsi rumah tangga pada kategori kesehatan dan pendidikan, makanan dan minuman selain restoran, pakaian, alas kaki, dan jasa perawatannya,” tuturnya.

Di sisi lain, kata Maro, pemulihan ekonomi di masing-masing daerah berbeda-beda. Pertumbuhan ekonomi Bali misalnya, tercatat minus 9,85 persen, Lampung minus 2,1 persen, dan DKI Jakarta minus 1,65 persen.

“Sebaliknya, ekonomi Maluku Utara tumbuh 13,45 persen, Sulawesi Tengah tumbuh 6 persen, dan Yogyakarta tumbuh 6,14 persen,” sebutnya.

“Peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan dengan peranan komoditas bukan makanan. Pada Maret 2021, makanan menyumbang 73,96 persen pada garis kemiskinan,” pungkasnya. (fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.