NU Dirikan Masjid di Jepang

oleh -14 views
MASJID NU: Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi meresmikan Masjid Nahdlatul Ulama (NU) At Takwa di Koga Ibaraki, Jepang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1442H pada Selasa, (20/7). FOTO. KBRI TOKYO
MASJID NU: Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi meresmikan Masjid Nahdlatul Ulama (NU) At Takwa di Koga Ibaraki, Jepang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1442H pada Selasa, (20/7). FOTO. KBRI TOKYO

Radarcirebon.com, CIRTIM  – Organisasi keagamaan terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) mendirikan masjid di Jepang.

Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi secara langsung meresmikan masjid yang terletak di Kota Koga, Prefektur Ibaraki pada Selasa (20/7) waktu setempat atau bertepatan dengan momen Hari Raya Idul Adha 1442 H.

Peresmian masjid tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan peresmian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Indonesia di Jepang.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Heri didampingi oleh Atase Pendidikan KBRI Tokyo Yusli Wardiatno dan Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang Miftahul Huda.

Heri mengatakan organisasi yang baik adalah organisasi yang membela negaranya dan NU sudah menjalankan peran organisasi yang baik sejak masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Adanya Masjid NU di Jepang ini dapat semakin memperkokoh persatuan warga negara Indonesia di Jepang. Seperti halnya lagu ‘Yaa Lal Wathan’ karya KH Wahab Chasbullah yang berisi semangat cinta tanah air dan kerap terdengar di berbagai acara-acara besar NU,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Dubes Heri juga meresmikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Indonesia di Masjid At Takwa.

“Selain untuk tempat ibadah, masjid ini bisa digunakan untuk ruang belajar PKBM. Ini adalah upaya kami agar putra dan putri WNI di Jepang tidak kehilangan jati diri kebangsaan,” ucap Heri.

PKBM adalah kegiatan pelayanan pendidikan dasar menengah dan kursus-kursus lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Peserta PKBM akan memperoleh tiga mata pelajaran utama, yaitu pendidikan agama dan budi pekerti, pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, serta Bahasa Indonesia. Para peserta PKBM juga dapat ikut serta dalam Program Kejar Paket A, B, dan C.

Ketua PCINU Jepang Miftahul Huda mengapresiasi perhatian Dubes RI terhadap organisasi NU di Jepang melalui peresmian Masjid NU At Takwa dan PKBM.

Dia menyampaikan bahwa PCINU Jepang berkomitmen untuk tetap konsisten menjadi pemersatu semua kelompok WNI di Jepang. (Jawapos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.