Mau Cek SK Mutasi Tak Perlu Lagi ke Jakarta, ASN Cukup Lihat di Alat ini

oleh -43 views
ILUSTRASI. RADAR CIREBON
ILUSTRASI. RADAR CIREBON

Radarcirebon.com, CIRTIM – Dalam rangka mewujudkan reformasi birokrasi, sejumlah inovasi terus dihadirkan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), salah satunya adalah menyediakan alat atau mesin Sistem Informasi Mutasi Daerah “Simudah”.

Berdasarkan keterangan Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, Cheka Virgowansyah, Jum’at (16/4) yang dilansir dari jpnn.com, bahwa kehadiran Simudah bertujuan untuk mempermudah sistem mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada seluruh level pemerintah daerah di Indonesia.

“Simudah sangat mengedepankan prinsip transparansi. ASN di daerah nantinya cukup dengan NIP dan menampilkan wajahnya untuk mengecek proses pengajuan mutasi dan SK yang diajukan secara online,” katanya.

Dengan demikian, bagi ASN yang ingin mengecek SK mutasi tidak perlu pergi ke Jakarta , sehingga bisa menghemat biaya transportasi. “Semua bisa dicetak langsung dari Anjungan Mutasi Simudah di daerahnya masing-masing,” ungkapnya.

Rencananya, Anjungan mutasi Simudah akan diluncurkan pada peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2021, 25 April mendatang. Sekaligus disebarkan ke seluruh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Sebelumnya, Anjungan “Simudah” sudah diperkenalkan dan disimulasikan kepada seluruh Kepala BKD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Imdonesia yang mengikuti Rapat Virtual Sinkronisasi Peraturan Perundang-undangan Bidang Otonomi Daerah di De Boekit Coffee, Hambalang, Bogor, Kamis sore (15/4).

Baca juga: Baru Awal Tahu, ASN di Kab Cirebon Sudah Banyak yang Cerai

Sementara, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik mengungkapkan, adanya sistem informasi mutasi daerah bertujuan memberikan kemudahan. Mutasi bukan lagi menjadi hal yang rumit bagi ASN karena lebih mudah mencari tempat berdinas demi karir ke depan. “Jadi kehadiran Simudah ini betul-betul mempermudah karir ASN sekaligus mempermudah reformasi birokrasi,” ungkap Akmal

Sedangkan, Sekretaris Utama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Imas Sukmariah menambahkan, kehadiran Anjungan Mutasi “Simudah” mempermudah ASN memantau proses pengajuan mutasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD), BKN dan Kemendagri.

“Setiap keputusan bisa dilihat oleh setiap ASN yang mengajukan mutasi. Ini menjawab bahwa proses mutasi ini memang mudah dan akuntabel,” pungkasnya. (jpnn/radarcirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *