LKBH Buntet Pesantren Beri Layanan Bantuan Hukum Gratis

oleh -261 views
BERKIPRAH. Sejumlah pengurus dan para legal di LKBH Buntet Pesantren melakukan sesi foto bersama usia mengadakan raker pada Senin (24/5) malam. FOTO FROM LKBH BUNTET PESANTREN
BERKIPRAH. Sejumlah pengurus dan para legal di LKBH Buntet Pesantren melakukan sesi foto bersama usia mengadakan raker pada Senin (24/5) malam. FOTO FROM LKBH BUNTET PESANTREN

Radarcirebon.com, CIRTIM – Semakin kompleksnya persoalan yang dihadapi umat manusia dalam menjalankan kehidupan di dunia. Jasa layanan bantuan hukum atau advokasi sangat dibutuhkan.

Namun, jasa layanan bantuan hukum baru mampu diakses oleh kalangan masyarakat kelas ekonomi menengah keatas. Sementara, mereka yang secara ekonomi tidak mampu, belum bisa mengakses layanan bantuan hukum saat mereka tengah didera masalah hukum.

Akibatnya, keadilan yang menjadi cita-cita dibuatnya aturan hukum, tidak mereka jumpai saat dirundung masalah yang berkaitan dengan persoalan hukum formal. Karena, masyarakat tidak mampu ini cenderung pasrah, karena minimnya edukasi terkait persoalan hukum yang tengah mereka hadapi.

Dengan latar belakang tersebut, Pondok Buntet Pesantren Cirebon yang selama ini sudah berkiprah ratusan tahun memberikan pelayanan pendidikan keagamaan kepada masyarakat Indonesia, tergerak untuk menjawab tantangan tersebut.

Maka, pada 31 Maret 2021 lalu, secara resmi mendirikan Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum (LKBH) Buntet Pesantren dengan alamat kantor di Jalan YLPI Buntet Pesantren RT 11/RW 04 Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

Dengan susunan kepengurusan antara lain, KH Salman Al Farisi sebagai Dewan Pelindung, KH Agus Nasrullah SH sebagai Dewan Pembina, KH Ahmad Haris NZ sebagai Dewan Pengawas, Qorib SH MH sebagai Direktur Eksekutif, Teja Subakti SH sebagai Sekretaris Jenderal, Rahman Riswanto SH sebagai Direktur Litigasi, Ahmad Fabi Kriyan Ardani SH sebagai Direktur Nonlitigasi dan Ahmad Al Muhajir Ilalloh SAg sebagai Kepala Kantor.

Kemudian, pada Senin (24/5) malam, para kiyai dan advokat yang tergabung didalam LKBH Buntet Pesantren berkumpul untuk menyusun program dalamn sebuah rapat kerja (raker).

Menurut Direktur Eksekutif LKBH Buntet Pesantren, Qorib SH MH, bahwa kehadiran lembaga ini tidak terlepas dari kepedulian para kiyai dan sesepuh Pondok Buntet Pesantren terhadap berbagai persoalan sosial dan hukum di masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar pondok.

“LKBH ini sebagai wadah untuk membantu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya, mereka yang butuh bantuan hukum.  Tanpa dipungut biaya seperserpun alias gratis untuk mereka yang secara ekonomi tidak mampu,” tuturnya.

Tidak hanya itu, LKBH Buntet Pesantren juga akan memberikan layanan pendidikan hukum kepada masyarakat atau lembaga yang butuh pengetahuan tentang ilmu hukum, baik secara teoritis maupun praktek.

“Selama ini di kalangan pesantren masih minim pendidikan hukum formal. Mereka lebih fokus pada pendidikan hukum agama. Dengan kehadiran LKBH ini mampu mewarnai adanya pendidikan hukum di lingkungan pesantren,” imbuhnya.

Bahkan, dalam waktu dekat, LKBH Buntet Pesantren akan mengadakan program pendidikan para legal. Kemudian, sosialisasi pendidikan hukum dengan melibatkan para santri, pelajar dan mahasiswa.

Qorib berharap, dengan kehadiran LKBH Buntet Pesantren, masyarakat semakin mudah mendapatkan jasa pelayanan hukum dengan biaya yang ringan, bahkan gratis. “Khususnya pelayanan hukum gratis bagi masyarakat yang berada di sekitar pesantren ataupun alumni-alumninya,” ungkapnya. (jun/radarcirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.