Ketua Komisi II DPRD Kab Cirebon: Mudahkan Perizinan Dalam Berinvestasi

oleh -137 views
Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon R Cakra Suseno SH
Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon R Cakra Suseno SH

Radarcirebon.com, CIRTIM – Jumlah perusahaan di Kabupaten Cirebon cukup banyak. Namun, tak sedikit perusahaan yang diduga melanggar alias menabrak aturan.

Misalnya, tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Wajar saja, banyak keluhan masyarakat ke DPRD Kabupaten Cirebon.

“Di wilayah timur  banyak masyarakat yang mengadu terkait maraknya perusahaan yang belum mengantongi IMB, namun pembangunan sudah dimulai,” ujar anggota Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon R Cakra Suseno SH, kepada Radar, Jum’at (28/5).

Untuk menindaklanjuti itu, sambung Cakra, pihaknya bakal melakukan sidak ke perusahaan-perusahaan tersebut. Bahkan, agenda itu sudah terjadwalkan di Juni mendatang.

Politikus Partai Gerindra itu juga mengkritik pemerintah daerah Kabupaten Cirebon terkait proses perizinan. Sebab, belum ada upaya serius dari mereka untuk menyederhanakan birokrasi dalam proses mengurus perizinan. Prosesnya, ribet. Pun membingungkan.

“Harusnya, untuk meningkatkan investasi, perizinan dipermudah. Padahal, dari komisi II DPRD sudah berulang kali mengingatkan pihak eksekutif, untuk meningkatkan PAD, sektor investasi perlu digenjot. Caranya, mempermudah perizinan,” ungkapnya.

Ia menyoroti kepastian hukum bagi investor agar bisa berinvestasi di Cirebon. Artinya, untuk menjadi landasan bagi para investor, mengkalkulasikan waktu pengurusan.

Karena faktanya untuk menyelesaikan satu dokumen saja, mereka harus bolak-balik. “Ini jadi catatan,” paparnya.

Cakra pun mengingatkan, ketika Kabupaten Cirebon ingin maju, pembenahannya harus dilakukan. Yakni dengan melakukan penyederhanaan birokrasi.

 Jangan sampai, para investor lari ke daerah tetangga, hanya karena sulitnya memproses perizinan.

“Buktinya sudah ada. Mereka pada lari ke Jawa Tengah. Ke Brebes, ke Batang. Padahal tadinya sudah mau menanamkan modal di kita. Ini harus jadi pelajaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Drs H Imron MAg mengaku sudah mendengar terkait informasi belum adanya IMB, tetapi pembangunan sudah dimulai oleh beberapa perusahaan di wilayah timur.

Seperti melakukan pengurugan. Sehingga, ia menilai itu belum dikatakan sudah dimulai pembangunannya. “Nah ini, katanya kalau baru pengurugan itu kan belum pembangunan. Tapi perizinan tetap kita proses,” katanya.

Ia pun mengaku akan terus memperbaiki proses perizinan agar lebih baik lagi. Artinya, ketika ada yang mengurus perizinan, tidak boleh dipersulit dan prosesnya harus cepat.

“Pertama perizinan jangan dipersulit, kedua masyarakat yang perlu izin harus cepat diproses,” pungkasnya. (sam/radarcirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.