Kapolre Ciko: Yang Membawa Saya Jadi Polisi Adalah NU

oleh -35 views
SILATURAHMI: Kapolres Cirebon Kota AKBP H Imron Hermawan bersilaturahmi dengan Ketua Rabithah Alawiyah Cimajakuning, Habib Miqdad Baharun di Etika Ponpes Al Khairiyah Watubelah, Sumber, Minggu (31/1). FOTO. SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON
SILATURAHMI: Kapolres Cirebon Kota AKBP H Imron Hermawan bersilaturahmi dengan Ketua Rabithah Alawiyah Cimajakuning, Habib Miqdad Baharun di Etika Ponpes Al Khairiyah Watubelah, Sumber, Minggu (31/1). FOTO. SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON

CIRTIM – Kapolres Cirebon Kota (Ciko), AKBP H Imron Ermawan, berkunjung ke Ketua Rabithah Alawiyah Cimajakuning, Habib Miqdad Baharun, Minggu (31/1).

Kapolres yang belum lama menjabat itu rupanya dekat dengan para ulama. Pun para habib.

Sebelum bertugas di Cirebon, lulusan Akpol tahun 2002 itu mendapat pesan, dari Habib Nabil dan Habib Ridho di Pasuruan. Saat di Cirebon, silaturahmilah ke Habib Miqdad Baharun. Tidak hanya itu, sebelumnya juga ia menyempatkan ziarah ke Makam Sunan Gunungjati dan Syeikh Dzatul Kahfi di Gunungjati.

“Alhamdulillah, kita kedatangan Kapolres Cirebon Kota. Beliau adalah jamaahnya Mbah Hamid Pasuruan,” kata Habin Miqdad, saat menerima silaturahmi Kapolres Cirebon Kota.

Ia berharap, Kapolres asli dari Jawa Timur Pasuruan itu bisa bertugas dan bersinergi dengan baik di Cirebon. Pun dalam berdakwah. Juga bisa bekerjasama dalam membangun Cirebon dari segala sisi.

“Dakwah itu tidak mesti harus kiai dan ulama. Tapi setiap mukmin bisa memberi dakwah, saling mengingatkan. Sesuai dengan sabda nabi. Yang tujuan dakwah itu adalah, menyelamatkan aqidah dan agamanya umat,” tuturnya.

Habib Miqdad mengatakan, rutinitas Rabithah Alawiyah secara garis besar adalah sosial kemasyarakatan. Tidak terlibat dalam percaturan politik. “Tapi, kalau politik sudah mentok, baru kita dibutuhkan. Sebagai bemper,” kata Habib.

Namun, ia mengaku tidak aneh dengan fenomena yang saat ini sedang terjadi di masyarakat. Sebab, nabi Muhammad sudah mengingatkan hal itu melalui haditsnya.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKP H Imron Ermawan mengaku, menjadi polisi saat ini bukan tanpa alasan, tapi ada dorongan kuat dari KH Abdurrahman Wahid atau Gusdur dan juga KH Hasyim Muzadi.

“Jadi yang membawa saya menjadi polisi adalah NU. Termasuk dorongan dari orang tua dan restu agama,” tuturnya.

Ia mengaku, sebagai murid dari Habib Nabil dan Habib Ridho. Maka, sebagai murid, ia pun datang bersilaturahmi dengan Habib Miqdad Baharun yang merupakan Pengasuh pondok pesantren Al Khairiyah dan juga Ketua Rabithah Alawiyah Cimajakuning.

“Saya kaget, pas datang silaturahmi, pengurus Rabithah Alawiyah Cimajakuning, semuanya hadir. Sementara, saya cuma berlima. Sampai saat bingung  mau ngomong apa, Karena dikelilingi para habaib dan ulama,” imbuhnya.

Meski demikian, kata Imron, ia mengungkapkan terima kasih kepada Rabithah Alawiyah Cimajakuning karena sudah meluangkan waktu untuk bisa menemui dirinya. Ia pun meminta doa restu dan dukungan nya selama menjalankan tugas, menjaga Kamtibmas demi kemaslahatan umat.

“Kedepan, kalau ada butuh dengan kami jangan sungkan minta bantuan. Kami siap memberikan bantuan. Apalagi sama para habaib dan ulama. Dan silaturahmi saya akan jadwalkan selama sebulan sekali,” pungkasnya. (sam/radar cirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.