Jalan Warung Asem-Kedawung Katanya Mau Dilebarin? Begini Komentar DPUPR dan DPKPP Kab Cirebon

oleh -113 views
SEMPIT: Perlu hati-hati saat melintas ruas jalan di Jl Sultan Ageng Tirtayasa atau Warung Asem – Kedawung . Selain sempit, kondisi jalan pun rusak. OKRI RIYANA/RADAR CIREBON
SEMPIT: Perlu hati-hati saat melintas ruas jalan di Jl Sultan Ageng Tirtayasa atau Warung Asem – Kedawung . Selain sempit, kondisi jalan pun rusak. OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

Radarcirebon.com, CIRTIM – Volume kendaraan di Jl Sultan Ageng Tirtayasa atau Warung Asem – Kedawung kian padat, sementara lebar jalan terbatas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Cirebon, Ir Iwan Rizki mengatakan, untuk sementara ini perbaikan kerusakan di jalan Sultan Ageng Tirtayasa akan dimaksimalkan dalam bentuk pemeliharaan dulu.

Sementara untuk pelebaran jalan sendiri masih mengalami beberapa kendala. Salah satunya adalah pembebasan kepemilikan lahan.

“Ini yang agak susah. Ada yang harus ke Kementerian juga soalnya. Karena ada kantor brimob, imigrasi dan segala macamnya,” ujar Iwan Rizki, kepada Radar, kemarin.

Ia menjelaskan, tahun ini pemeliharaan rutin itu akan dilakukan. Waktunya, di bulan April mendatang. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk bersabar sementara waktu.

“Insya tallah tahun ini ada pemeliharaan rutin. Tapi sedikit demi sedikit,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Pemeliharaan Jalan Jembatan DPUPR, Jois Putra mengatakan, anggaran pemeliharaan jalan  tahun ini sangat kecil jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, slot anggarannya hanya Rp7 miliar untuk 132 ruas jalan milik pemerintah Kabupaten Cirebon.

Baca juga: Banyak Jalan Rusak, Wabup Cirebon: Saya Akan Koordinasi Dengan DPRD Untuk Alokasi Anggaran Perbaikan

“Tujuh miliar itu belum terkena refocusing. Tapi, kami harap untuk di pemeliharaan jalan tidak terkena refocusing. Gak papa kecil juga. Kita akan semaksimal mungkin membangun Kabupaten Cirebon secara bersama – sama,” paparnya.

Untuk perbaikan jalan berlubang di jalan Sultan Ageng Tirtayasa, kata Jois, akan dilakukan di bulan April mendatang. “Jadi, mohon bersabar,” tuturnya.

Itupun akan dicek terlebih dahulu. Apakah pemeliharaan jalan itu bisa dilakukan dari Talun sampai pertigaan Kedawung. “Mudah-mudahan sampai,” imbuhnya.

 Ia juga menyampaikan, jalan Sultan Ageng Tirtayasa juga rencananya akan ditingkatkan di tahun 2022 mendatang. Sudah diusulkan. Adanya di Bidang Peningkatan Jalan dan Jembatan. “Semoga saja terealisasi,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon A Sukma Nugraha SH MH melalui Kabid Pertanahan Mira Indriyulia Eka Rini SE MSi mengatakan, rencana pembebasan jalan Sultan Ageng Tirtayasa tahun ini tidak ada. Yang ada hanya pembebasan lahan untuk TPAS.

Baca juga: Pengadaan TPAST Kubangdeleg, Kuwu Karanganyar: Minim Sosialisasi

“Ke depan untuk anggaran pembebasan lahan nanti adanya di masing-masing SKPD yang membutuhkan pengadaan tanah. Itu baru rencana. Ke depan mungkin bisa dikonsultasikan  dengan Bappellitbangda,” singkatnya.

Seperti diketahui, desain pelebaran jl Sultan Ageng Setrayasa itu sudah ada sejak tahun 2015 lalu. Namun, pelebaran jalan belum dapat direalisasikan.

Lebar Jl Sultan Ageng Tirtayasa saat ini dianggap sudah tidak ideal. Dengan lebar 7 meter, dan panjang jalan dari ujung ke ujung 5,51 km. Jalur alternatif Kabupaten Cirebon itu nanti akan dilebarkan menjadi 11 meter.

Sisi kanan dan kiri dari jalan masuk utama sampai masuk kedalam dibebaskan dengan jarak 50 meter dengan luas lahan 300 meter persegi. 25 meter sisi kanan dan 25 meter sisi kiri jalan masuk Jl Sultan Ageng Strayasa akan dibebaskan. (sam/radar cirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.