Covid- 19 Naik Terus, Muhammadiyah Minta Presiden Lakukan Ini Untuk Pulau Jawa

oleh -28 views
LOGO MUHAMMADIYAH
LOGO MUHAMMADIYAH

Radarcirebon.com, CIRTIM – Tingginya penambahan kasus Covid-19 di Indonesia, membuat  PP Muhammadiyah angkat bicara.

Melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), organisasi masyarakat Islam ini meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah konkrit dan stragis.

Dalam siaran persnya, Rabu (30/6) ada tiga poin rekomendasi dikemukaan oleh PP Muhammadiyah yang bisa dijadikan masukan untuk Presiden Joko Widodo.

Pertama, Pemerintah Pusat dan Daerah perlu menerapkan kembali kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti pada awal pandemi. “Paling tidak untuk seluruh provinsi di pulau Jawa selama minimal tiga minggu,” kata Agus Samsudin selaku ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) di Yogyakarta.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Warga di RW Ini Komitmen Wujudkan PHBS

Tentunya, lanjut dia, kebijakan tersebut, harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar informasi yang menyesatkan. Dan, jaminan sosial bagi warga terdampak secara ekonomi selama PSBB tersebut diberlakukan.

PP Muhammadiyah beralasan, tambah Agus, pemberlakukan PPKM Mikro tidak efektif dalam menekan mobilitas warga baik yang masuk dari luar negeri maupun perpindahan antar daerah. Ditambah, ketaatan warga terhadap protokol kesehatan yang sangat rendah dan pencapaian vaksinasi Covid-19 yang masih sangat minim.

“Masuknya varian baru Covid-19 (Alpha, Beta, dan Delta) ke Indonesia, mempunyai tingkat penularan yang sangat tinggi. Maka, PSBB harus dilakukan,” tambahnya.

Poin kedua, pemerintah harus menjamin ketersediaan fasillitas layanan kesehatan untuk pasien Covid-19 dengan memastikan ketersediaan ruang perawatan di fasyankes dan fasilitas isolasi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) di luar fasyankes.

Kemudian, harus ada jaminan ketersediaan perangkat medis, alat pengaman diri, pasokan oksigen medis dan obat-obatan yang diperlukan.

“Pendirian rumah sakit darurat di berbagai daerah di Jawa mendesak dilakukan untuk merespon banyaknya Rumah Sakit yang tidak mampu menerima pasien Covid-19 lagi karena penuh,” lanjutnya.

Baca juga: Tujuh Warga Gebang Kulon Terpapar Covid-19, Pemdes Siapkan Ini

Kemudian, rekomendasi yang ketiga adalah, pemerintah bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, ilmuwan dan media bersatu, untuk menggerakkan solidaritas sosial bagi warga terdampak ekonomi karena kebijakan pembatasan mobilitas.

Selain itu, menggerakkan ketaatan masyarakat pada penerapan protokol kesehatan, menggerakkan kesadaran masyarakat untuk mengikuti vaksinasi dan meredam beredarnya informasi menyesatkan di kalangan masyarakat.

Sebelumnya, Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah juga sudah mengirimi surat ke Presiden Joko Widodo yang isinya tidak jauh berbeda dengan poin-poin yang dijabarkan tadi.  (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.