Covid-19 Masih Tinggi, Komisi IV Kab Cirebon: Kita Dukung Percepatan Penanganan Pasien

oleh -26 views
KUNKER: Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon melakukan kunjungan kerja ke RSUD Waled untuk melihat kesiapan dan ketersediaan sarana prasarana penanganan pasien Covid-19. FOTO. DOKUMEN KOMISI IV DPRD KABUPATEN CIREBON/RADAR CIREBON
KUNKER: Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon melakukan kunjungan kerja ke RSUD Waled untuk melihat kesiapan dan ketersediaan sarana prasarana penanganan pasien Covid-19. FOTO. DOKUMEN KOMISI IV DPRD KABUPATEN CIREBON/RADAR CIREBON

Radarcirebon.com, CIRTIM  – Guna mengoptimalkan perkembangan penanganan wabah Covid-19, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled, Jumat (9/7).

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Siska Karina SH MH menjelaskan, bahwa kunker tersebut menjadi tujuan utama dalam melaksanakan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah daerah.

“Kita semua hadir untuk mendukung percepatan penanganan wabah Covid-19. Agar cepat terselesaikan, sekaligus tinjau langsung suasana, keadaan lapangan yang terjadi,” jelasnya.

Baca juga: Peduli, Siska Karina Bagikan Paket Bantuan Untuk Warga Terpapar Covid-19

Politisi Partai Golkar ini melanjutkan, dalam kunjungan tersebut pihaknya juga memantau sarana dan prasarana yang tersedia untuk kebutuhan penanganan pasien Covid-19.

“Kita tidak menutup mata dan telinga, informasi rumah sakit di Kabupaten Cirebon sudah mulai kesulitan mendapat kebutuhan tabung oksigen, termasuk obat pendukung,” lanjut perempuan yang juga menjadi ketua AMPG Kabupaten Cirebon.

Sementara, Wakil Direktur RSUD Waled, dr Neneng mengungkapkan segala kebutuhan dalam menenangani wabah Covid-19 masih cukup tersedia untuk RSUD-nya.

“Obat Covid-19 masih tersedia. Tetapi, perhari ini untuk ketersediaan oksigen hanya cukup sampai dua hari kedepan”. Tuturnya

Sedangkan, perihal sarana dan prasarana penanganan pasien Covid-19, ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD)  khusus Covid-19 masih teejangkau. Ruangan tersedia empat dan yang terisi enam dengan presentase 150 persen menggunakan ruang IGD lain.

Baca juga: Pantau PPKM Darurat, Siska: Kita Beri Edukasi Tentang Bahaya Covid-19

“Nota dinas untuk kebutuhan relawan baik tenaga kesehatan (nakes) maupun non nakes sudah diserahkan ke Dinas Kesehatan, semoga terrealisasi. Begitu pun dengan nota dinas usulan penambahan sarana dan fasilitas kesehatan sudah di serahkan ke Bapelitbangda dan BKAD”. Ungkapnya

Guna mengoptimalkan penanganan pasien Covid-19, RSUD Waled juga meluncurkan aplikasi Siranap Kemenkes dalam pengecekan ketersediaan tempat tidur perawatan yang tersedia.

“BOR kisaran 85 persen, sampai saat ini ada 63 nakes RSUD Waled yang terpapar. Oleh karena itu kami sangat berharap dari penerimaan relawan nakes dan non nakes untuk membantu kami d RS” Tegas wadir yang berdampingan ketua Komisi IV DPRD Kab Cirebon itu.

Dalam kunjungan tersebut, hadir Ketua dan Anggota Komisi IV DPRD, Siska Karina SH MH, Mahmudi, Setda, Kepala Bapelitbangda, Kepala BKAD, Dirut RSUD Arjawinangun, Wadir RSUD Waled, Kimrum, Bagian Hukum Setda. (jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.