Cirebon United U-17 Rekrut Pelatih Asal Brazil Untuk Tujuan Ini

oleh -238 views
BUTUH DUKUNGAN: Tim Cirebon United foto bersama usai pengalungan medali di Ruang Paseban Gedung Setda Pemkab Cirebon, Senin (14/6). FOTO. ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON
BUTUH DUKUNGAN: Tim Cirebon United foto bersama usai pengalungan medali di Ruang Paseban Gedung Setda Pemkab Cirebon, Senin (14/6). FOTO. ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

Radarcirebon.com, CIRTIM – Tim sepak bola Cirebon United U-17 menargetkan bisa masuk Kompetisi Liga II Indonesia di 2024 mendatang.

Untuk mencapai target tersebut, tak tanggung-tanggung tim sepak bola muda ini menggunakan pelatih asal Brasil. Tujuannya, untuk mengasah potensi anak muda Cirebon agar tak kalah dengan daerah lain.

Tidak hanya itu, doadan dukungan dari masyarakat, menjadi harapan agar Cirebon United terus berkembang. Termasuk dukungan langsung dari Pemerintah Kabupaten Cirebon.

“Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Cirebon telah membuka ruang dan peluang bagi para bibit atlet sepak bola handal yang kami miliki dalam naungan klub Cirebon United,” kata Pembina sekaligus CEO Cirebon United, Danu Hinata usai kegiatan pengalungan medali Tim U-17 Cirebon United dalam Liga Topskor dan Tim Terbaik Tahun 2020-2021 di Ruang Paseban Gedung Setda, Pemkab Cirebon, Senin (14/6).

Dukungan yang ada, kata Danu, membuat kemampuan anak-anak yang telah mumpuni ini tidak sia-sia. Serta diharapkan bisa menjadi penyemangat dalam menambah modal dukungan atas prestasi yang selama ini mereka raih.

Setelah diraihnya sejumlah prestasi, tim ini tentu tak lepas dari capaian target ke depan. Sambil menyiapkan sejumlah strategi dalam menghadapi pertandingan lainnya dengan target utama bisa juara Liga Top Skor di tahun mendang.

“Dalam waktu dekat ini sejumlah kompetisi dan liga akan dihadapi anak-anak Cirebon United sambil mempersiapkan segala kebutuhannya. Target menjadi juara liga tentunya tak muluk-muluk karena bekal modal sudah dimiliki,” katanya.

Selain itu, kata Danu Hinata, even dekat lainnya yakni persiapan menghadapi Liga Suratin pada jenjang usia maksimal 17 tahun.  Serta Liga Jateng Hebat, karena memang tim besutannya juara di tahun lalu dan mewakili Jawa Tengah karena memang juara liga.

“Program latihan dan dukungan yang diberikan tidak hanya berkutat pada segi fisik sepak bola. Melainkan terintegritas mulai dari pesantren dan pendidikan formal pun diberikan. Karena itu disiapkan dan difasilitasi semuanya yang terintegrasi sehingga seimbang,” ungkapnya.

Harapan dan dukungan dari pemerintah, sambung Danu Hinata, tidak muluk-muluk. Asalkan logis dan kunsekuen.  Karena, kata dia, sedari awal dibentuknya klub sepak bola perintis atlet muda itu diinisisasi atas kepedulian bagi putra-putri terbaik kelahiran Cirebon.

“Meskipun kami masih dalam keterbatasan dari sisi fasilitas. Selama ini kami masih home base di lapangan Pamijahan Plumbon. Karena berangkat dari diri sendiri dan tidak ada motivasi apa saja, karena prinsipnya agar bisa bermanfaat, terlepas Cirebon memperhatikan ataupun tidak. Meskipun saat ini hampir 95 persen pemain bibit unggulan sepak bola ini berasal dari Cirebon,” papar Danu.

Sementara, Bupati Cirebon Imron MAg mengapresiasi jerih payah manajemen tim U-17 Cirebon United yang telah mampu membawa nama baik daerah. Terlepas dari sisi keterbatasan, kata Imron, tim muda tersebut telah mampu bisa membawa prestasi, bahkan memberikan ruang bagi anak muda yang memiliki minat dan bakat olahraga sepak bola.

Imron pun berjanji, ke depan pemerintah melalui dinas teknis akan lebih memperhatikan dengan mengambil celah regulasi agar semuanya bisa difasilitasi.

“Meskipun memang pandemi ini menghalangi gerak semua, termasuk olah raga, tapi jangan putus asa dan pantang arah. Karena selagi ada niat pasti selalu ada jalan. Dan saya yakni para olahragawan sejati akan sehat selalu dan terhindar dari Covid-19,” tandas bupati. (dri/radarcirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.