Bisa Jadi Contoh Nih! Warga Kampung Adat Ciptagelar Sukabumi Kembangkan Pembangkit Listrik Mikrohidro Mandiri

oleh -131 views
LIHAT TURBIN: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil langsung melihat turbin listrik milik warga Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar yang rusak. Dia berjanji akan membantu untuk segera diperbaiki, agar warga bisa menikmati listrik dengan nyaman da aman. FOTO. HUMAS JABAR
LIHAT TURBIN: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil langsung melihat turbin listrik milik warga Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar yang rusak. Dia berjanji akan membantu untuk segera diperbaiki, agar warga bisa menikmati listrik dengan nyaman da aman. FOTO. HUMAS JABAR

Radarcirebon.com, CIRTIM – Terletak di wilayah pedalaman priyangan timur, masyarakat di kampung adat Kasepuhan Ciptagelar Desa Sinarresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi ternyata mampu beradaptasi dengan perubahan jaman.

Masyarakat yang menghuni di daerah tersebut memiliki berbagai inovasi teknologi, yang menjadikan Kampung Adat Ciptagelar mampu mandiri tanpa menghilangkan nilai-nilai adat kesundaan dan merusak potensi alam yang ada. Bahkan, bisa menjadi daerah percontohan untuk masyarakat pedesaan maupun perkotaan.

Hal ini terbukti, sejak tahun 2017 masyarakat kampung adat tersebut sudah bisa menikmati listrik melalui tenaga air sungai atau mikrohidro yang dikembangkan secara mandiri. Hampir seluruh rumah adat Kasepuhan Ciptagelar memiliki sambungan listrik yang dihasilkan oleh turbin sehingga membantu aktivitas sehari-hari.

Dilansir dari Wikipedia, mikrohidro atau yang dimaksud dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), adalah suatu pembangkit listrik skala kecil yang menggunakan tenaga air sebagai tenaga penggeraknya seperti, saluran irigasi sungai atau air terjun alam dengan cara memanfaatkan tinggi terjunan (head) dan jumlah debit air.

Saat mengunjungi Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar, Rabu (24/3) lalu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku kagum dengan usaha mereka dalam beradaptasi dengan kemajuan zaman. Apalagi, mereka melakukannya secara mandiri.

“Luar biasa adatnya dipelihara tapi tidak gaptek, ini yang membuat mereka bisa beradaptasi,” imbuhnya.

Bahkan, dia pun merasa senang dengan kegigihan masyarakat Kampung Adat Ciptagelar dan dengan senang hati membatu mereka dalam memperbaiki turbin. Pasalnya, kebetulan saat ia datang turbinnya sedang rusak.

“Saya senang karena listriknya mandiri menggunakan tenaga air sungai yang dikelola sendiri, tadi katanya turbinnya rusak dan minggu depan akan mulai kita perbaiki,” ujar pria yang biasa disapa Kang Emil.

Dalam kesempatan itu, Kang Emil berjanji, apabila pandemi Covid-19 sudah berakhir, ia akan gencar mempromosikan wisata budaya Kasepuhan Ciptagelar dan mengajak wisatawan untuk menginap.

Perlu diketahui, Kampung Adat Ciptagelar ini merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Sukabumi yang berada di kawasan Geopark Ciletuh, Palabuhanratu. (jun/radar cirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.