Bangun Infrastruktur Bisa Pakai Anggaran Kecamatan, Kepala BKD Kota Cirebon: Nilainya Sangat Terbatas

oleh -13 views
PERBAIKAN JALAN: Salah satu perbaikan jalan di Kota Cirebon dilakukan karena genangan air mengikis aspal. FOTO. ILMI YANFA UNNAS/RADAR CIREBON
PERBAIKAN JALAN: Salah satu perbaikan jalan di Kota Cirebon dilakukan karena genangan air mengikis aspal. FOTO. ILMI YANFA UNNAS/RADAR CIREBON

CIRTIM – Akibat refocusing anggaran pembangunan pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19, berimbas pada banyaknya jalan yang rusak.

Oleh karena itu, sejumlah pemerintah daerah tengah mencari solusi ditengah keterbatasan anggaran, namun tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur.

Baca juga: Diduga Banyak Dumtruck Melintas, Jalan Kayuwalang Kota Cirebon Kembali Amblas

Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon, M Arif Kurniawan ST, sebetulnya bisa dibantu pelaksanaannya oleh anggaran di kecamatan. Tapi perlu diinput ke dokumen perencanaan.

“Anggaran di kecamatan memang bisa melaksanakan kewenangan untuk perbaikan infrastruktur, namun nilainya sangat terbatas,” tuturnya.

Karena budget yang minim, lanjutnya, maka tentu anggaran tersebut hanya cukup untuk kegiatan infrastrukur di sekup lingkungan. Bukan jalan-jalan penghubung antarkelurahan, karena biasanya ruas tersebut dihandel dinas terkait.

“Usulannya juga harus tersistem di perencanaan. Tersampaikan dalam musrenbang, agar anggaranya masuk di tahun anggaran berikutnya. Jadi tidak bisa langsung mengalihkan dari kegiatan lain yang sudah terencana,” ungkapnya.

Arif mengakui, dalam aturannya, pemerintah menganggarkan 5 persen untuk anggaran tersebut. Namun kondisi saat ini tidak memungkinkan. Itu sebabnya banyak kecamatan dan kelurahan yang mengeluh.

“Keterbatasan APBD 2021 tidak memungkinkan. Anggaran jauh dari aturan, terpaksa menggunakan anggaran yang ada,” ujarnya.

Sayangnya, pada tahun ini, pemerintah daerah masih fokus penyesuaian anggaran untuk penanganan Covid-19. Wajar banyak yang dipotong, termasuk anggaran peningkatan jalan.

“Kalau ingin mengusulkan di tahun-tahun ini, sepertinya masih cukup sulit. APBD yang sudah fix saja DAU-nya yang diefisiensi untuk penanganan dan dampak Covid-19. Kita lihat tahun depan kekuatan fiskalnya, mudah-mudahan mulai membaik,” imbuhnya. (azs/radar cirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.