Anton LaVey Pendiri Satanic Church

oleh -15.874 views
FOTO FROM history.com
FOTO FROM history.com

Radarcirebon.com, CIRTIM – Pernyataan mengejutkan terucap oleh Mongol Stres saat berdiskusi dengan Master Deddy  Corbuzier dalam podcast berdurasi 44 menit 25 detik tersebut.

Mongol Stres yang berprofesi sebagai komika ini mengatakan bahwa Gereja Setan atau Local Satanic Church masih ada di Indonesia saat ini.

Bahkan, dia menyebutkan sekte tersebut masih hidup dengan lokasi di Jakarta, seperti Tanah Abang, Kelapa Gading dan Pondok Indah.

Lalu, apa sih Gereja Setan itu?

Mengutip dari laman Wikipedia, Gereja Setan merukapan organisasi yang berdedikasi pada penerimaan jasmaniah manusia.

Pendiri dari Gereja Setan adalah Anton Szandor LaVey alias Howard Stanton Levey. Dia adalah seorang penulis, musisi dan pengguna ilmu gaib.

Selain pendiri, dia juga yang menulis kitab injil setan atau The Satanic Bible yang terbit pada tahun 1969.

Dalam The Satanic Bible mengungkapkan sejumlah filosofi yang berdasarkan pada sejumlah faham individualisme, epicureanisme, sekularisme, egoism dan sel deification atau memuja diri sendiri.

Kitab setan ini terdiri dari empat buku utama, yakni The Book of Satan, The Book of Lucifer, The Book of Belial dan The Book of Leviathan.

Sementara, dilansir dari laman openulis, dalam The Satanic Bible merangkum  9 pernyataan setan. Antara lain,

  1. Setan memberikan kesenangan, bukan larangan. Kesenangan ini disimbolkan dengan hawa nafsu, yang bisa dilampiaskan tanpa adanya hukuman yang diberikan kepada setan kepada pengikutnya.
  2. Setan beri bukti, bukan sekedar janji.
  3. Setan melambangkan pembalasan
  4. Setan merupakan teman baik gereja.
  5. Setan memberikan imbalan berupan kepuasan fisik, mental dan emosional.
  6. Setan mewakili manusia sebagai hewan lain.
  7. Setan menyukai pengikutnya yang setia, daripada mereka yang hanya sekedar ikut-ikutan.
  8. Setan akan memberikan hadiah atau penghargaan kepada pengikutnya.
  9. Setan bangga kepada orang yang berbuat dosa secara terang-terangan. (jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.