Ada 19 Ribu NIK Belum Valid pada DTKS, Kadinsos Kab Cirebon: Sudah Tervalidasi Sekitar 151 ribu

oleh -220 views
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Drs H Dadang Suhendra MSi
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Drs H Dadang Suhendra MSi

Radarcirebon.com, CIRTIM  – Sebanyak 19 ribu Nomor Induk Kependdudukan (NIK) pada Data Terpadu Keluarga Sejahtera (DTKS) Kabupaten Cirebon masih belum valid.

 Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Drs H Dadang Suhendra MSi mengatakan bahwa berdasarkan hasil pengumuman terakhir yang diterimanya dari Pemerintah Pusat baru ada 151 ribu DTKS yang sudah aktif dan NIK-nya benar valid.

 “Yang sudah kita validasi sekitar 151 ribu, sisanya berarti sekitar 19 ribu yang belum valid dan sedang dalam proses. Itu berarti sekitar 86 persen,” ujarnya.

Menurut Dadang, bertambahnya jumlah data penerima Bansos hasil validasi tersebut dinilai cukup banyak jika dibandingkan dengan kabupaten dan kota lainnya di Jawa Barat.

“Pendataan kita kan paling banyak, dari 170 ribu ke 151 ribu itu kan banyak. Kalau kabupaten dan kota lain cuma puluhan ribu,” imbuh Dadang.

Baca juga: Di Polsek Ciwaringin, Ada Bintara Bergelar Doktor, Berikut Profilnya

Dijelaskan Dadang, kondisi tersebut menunjukkan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKSK) benar-benar bekerja dalam validasi data.

Sisanya, masih ada sebanyak 19 ribuan data yang belum valid yang akan menjadi pekerjaan rumah Dinsos. Ia berharap, angkanya terus bertambah seiring pencairan program tersebut pada tahap ketiga dan keempat.

“Sisanya sekira 19 ribuan saya kira masih dalam batas kewajaran dan masih terus diproses. Nanti kan di tahap 3 atau 4 pencairan bertambah lagi yang valid,”tukasnya.

Dengan adanya penambahan data penerima BPNT hingga 151 ribu tersebut, imbuh Dadang, Dinsos Kabupaten Cirebon diganjar penghargaan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat. Penghargaan tersebut diberikan usai rapat koordinasi di Bandung belum lama ini.

“Kita diberikan penghargaan terbaik ke lima se-Jabar. Ke satunya Majalengka karena datanya di bawah 100, kalau kita kan paling banyak,” terangnya. (dri/radarcirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.